Hadirkan Ahli Game Changer Ekonomi, HIMEK STKIP PGRI Bangkalan Gelar Pelatihan Pangeran

Dokumentasi Himpunan Mahasiswa Ekonomi (HIMEK) STKIP PGRI Bangkalan hadirkan Achmad Fuad, direktur utama PT mitra berkarya mulia Surabaya
Dokumentasi Himpunan Mahasiswa Ekonomi (HIMEK) STKIP PGRI Bangkalan hadirkan Achmad Fuad, Direktur Utama PT Mitra Berkarya Mulia, Surabaya (Sumber Foto: Madurapers, 2025).

Bangkalan – Himpunan Mahasiswa Ekonomi (HIMEK) STKIP PGRI Bangkalan kembali menunjukkan eksistensinya melalui gelaran pelatihan bertajuk Pangeran dengan tema “Pendidikan Ekonomi sebagai Pilar Masa Depan”. Kegiatan ini bertempat di aula utama kampus STKIP PGRI Bangkalan.

Dalam menambah nilai eksklusif dalam pelatihan ini, HIMEK menghadirkan Achmad Fuad, Direktur Utama PT Mitra Berkarya Mulia Surabaya, sebagai pemateri utama. Dengan keahlian dan pengalaman panjang di dunia profesional, beliau membawakan materi bertema Self Improvement yang menekankan pentingnya pengembangan diri sebagai kunci meraih kesuksesan hidup.

Anas Ruhul Qudus, Gubernur HIMEK menyampaikan harapannya, momen ini dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa ekonomi untuk terus berkembang secara intelektual dan emosional. “Semoga apa yang disampaikan oleh pemateri dapat diserap dengan baik dan membawa dampak positif yang besar bagi kampus,” ujarnya.

Sementara, Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi, Aulia Dawam, S.E., M.A., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. Dirinya berikan dukungan dan berharap ilmu serta semangat yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan secara konkret di lingkungan kampus.

Dalam paparannya, Achmad Fuad mengajak peserta untuk menyadari pentingnya tanggung jawab atas pilihan hidup. Ia menegaskan bahwa hidup seseorang adalah cerminan dari keputusan yang diambilnya. “Percaya pada diri sendiri adalah fondasi utama agar orang lain pun percaya pada kemampuan kita,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga membagikan tiga tips praktis untuk membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kualitas hidup, mulai dari membentuk pola pikir positif, mengenali potensi diri, hingga berani mengambil tantangan.

“Skala prioritas dalam hidup harus dijaga dengan ritme yang seimbang antara positif dan negatif,” pungkasnya.