Personel Polda Bali Dikerahkan Cari Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali

Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Rachmat Hendrawan, dan Kabid Humas, Kombes Ariasandy, memimpin apel pencarian korban kapal tenggelam di Jembrana, yang melibatkan berbagai unsur.
Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Rachmat Hendrawan, dan Kabid Humas, Kombes Ariasandy, memimpin apel pencarian korban kapal tenggelam di Jembrana, yang melibatkan berbagai unsur. (Foto: TribrataNews, 2025)

Bali – Personel Polda Bali dikerahkan untuk membantu pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Mengutip TribrataNews, Jumat (05/07/2025), kapal tersebut membawa 53 penumpang dan 12 kru saat kecelakaan terjadi.

Kombes Rachmat Hendrawan, Dansat Brimob Polda Bali, memimpin apel pencarian di perairan Jembrana bersama Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy. Ia menegaskan bahwa proses pencarian korban melibatkan berbagai unsur dari kepolisian, SAR, dan masyarakat.

“Pentingnya sinergitas antara seluruh unsur yang terlibat serta keselamatan personel di lapangan,” ujar Kombes Rachmat dalam arahannya pada Jumat (04/07/2025). Ia mengapresiasi semangat dan dedikasi semua pihak yang hadir dalam misi kemanusiaan tersebut.

Apel tersebut diikuti personel gabungan dari Polda Bali, relawan masyarakat, dan tim SAR. Semua pihak menunjukkan solidaritas tinggi dalam menghadapi situasi darurat ini.

Setelah apel, Kombes Ariasandy langsung mengecek pos terpadu Polres Jembrana. Ia memastikan logistik dan peralatan di lapangan tetap tersedia dan memadai untuk mendukung pencarian.

“Upaya pencarian terus dilaksanakan secara intensif, dengan mengerahkan peralatan dan kekuatan maksimal demi menemukan para korban dan memberikan kejelasan bagi keluarga yang menunggu dengan penuh harap,” kata Kabid Humas Polda Bali.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat. Profesionalisme dan kepedulian menjadi landasan utama dalam operasi-operasi kemanusiaan seperti ini.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Kamis dini hari. Insiden di Selat Bali ini menjadi perhatian luas karena melibatkan puluhan penumpang dan kru.