Mendes PDTT Apresiasi BUM Desa Medali Beraksi Mojokerto

Gus Halim, Mendes PDTT, saat meninjau BUM Desa Medali Beraksi, Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto, Jatim, Senin, 1 Februari 2022 (Sumber: Kemendes PDTT, 2022).

Mojokerto – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, memberikan apresiasi khusus terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDEs) Medali Beraksi, Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto, Kamis (3/2/2022).

BUMDEs Medali Beraksi, sebagaimana diberitakan di laman website Kemendes PDTT, dinilai sebagai prototipe BUMDEs ideal, karena mampu menjadi konsolidator usaha warga sehingga mempunyai nilai tambah, Senin (1/2/2022).

Mendes PDTT mengatakan ini yang dimaksud dengan BUMDEs ideal itu. Yakni, BUMDEs yang memiliki unit dimana-mana, tapi tidak harus punya supermarket.

BUMDEs cukup memberikan nilai tambah terhadap usaha warga di wilayahnya sehingga kian besar dan dampaknya nyata bagi kesejahteraan warga.

Pernyataan itu disampaikan Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, saat meninjau UMKM pengrajin sepatu binaan BUMDEs Medali Beraksi di Desa Medali, Puri, Mojokerto, Senin 1 Februari 2022.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, mengatakan BUM Desa Medali Beraksi terbukti mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Medali.

Pengurus BUMDEs ini dengan cerdik tidak tertarik membuka usaha baru yang terkesan wah. Namun mereka justru lebih konsentrasi membina ratusan perajin sepatu di desanya.

Melalui pendampingan dari BUMDEs, akhirnya para perajin sepatu di Desa Medali bisa meningkatkan kuantitas produksi, kualitas produksi, packaging hingga pemasaran ke market Internasional.

“Dari sini BUMDEs maupun para perajin sama-sama mendapat keuntungan,” katanya.

Gus Halim menegaskan, kehadiran BUMDEs maupun BUMDEs Bersama tidak boleh menjadi pesaing baru bagi UMKM dan usaha warga.

Gus Halim, selanjutnya berharap agar BUMDEs menjadi bagian solusi atas masalah yang sedang dihadapi para pelaku UMKM.

“Saya sangat bersyukur hari ini di Mojokerto, tempat leluhur saya, saya menemukan BUMDEs seperti yang saya harapkan selama ini,” katanya.

Gus Halim berharap akan lahir BUMDEs maupun BUMDEs Bersama yang tidak hanya sekedar membentuk unit usaha dan mencari keuntungan untuk menambah APBDes, melainkan harus memikirkan nasib UMKM dan usaha warganya. Apalagi UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional.

“Jangan berpikir terlalu jauh dan muluk atas jenis usaha paling tepat bagi BUM Desa. Lihat sekitarnya saja, apa yang menjadi kekuatan di desa maka fasilitasi dan perbesar. Insyaallah akan memberikan dampak positif bagi warga desa juga bagi BUM Desa itu sendiri,” katanya.

Diinformasikan di laman website Kemendes PDTT bahwa Medali Beraksi merupakan salah satu BUM Desa yang mendapat apresiasi dan bakal jadi pilot project Gus Menteri, karena dinilai telah berhasil menjadi konsolidator dan fasilitator bagi UMKM perajin sepatu di Mojokerto, Jawa Timur.

Dalam BUM Desa tersebut ada 120 pengrajin di bawah binaannya yang didampingi langsung oleh BUM Desa tersebut terkait produksi, peningkatan kualitas dan juga pemasarannya. (*)