Bangkalan – Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABA) STKIP PGRI Bangkalan kembali mengukuhkan eksistensinya lewat pelatihan public speaking dua sesi yang berlangsung pada 16 dan 23 Mei 2025. Kegiatan ini mengusung standar profesional dan bertujuan membentuk mahasiswa yang percaya diri, komunikatif, serta siap memimpin.
Pada sesi pertama, Ana Yuliati hadir membawakan materi bertajuk “Kenali Diri Sendiri untuk Menemukan Potensi Terbaik Anda”.
Ia mengajak peserta menggali potensi pribadi sebagai fondasi utama dalam berbicara di depan publik. Ana menekankan pentingnya keberanian dan kesadaran diri untuk mengubah keraguan menjadi kekuatan.
Sesi kedua yang berlangsung dengan pendekatan praktik dipandu langsung oleh Dr. Mariam Ulfa melalui tema “25% Materi, 75% Praktek, 100% Bisa”.
Dalam suasana intens namun suportif, para peserta mendapat kesempatan untuk tampil, menerima umpan balik konstruktif, dan mengasah performa secara langsung di hadapan audiens.
Gubernur HIMABA, Abdur Rohman, menegaskan bahwa kemampuan public speaking bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa diasah melalui latihan dan ketekunan.
“Kami ingin mahasiswa percaya bahwa mereka mampu menyampaikan gagasan dengan berani dan berdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina HIMABA, Junal, menyebut pelatihan ini sebagai investasi jangka panjang dalam kepemimpinan mahasiswa.
Ia menilai kegiatan tersebut tak hanya membekali mahasiswa dengan teknik retorika, tetapi juga membentuk mentalitas pemimpin yang siap membawa suara kampus ke panggung nasional bahkan global.
