Ketidakpuasan Pelanggan Meluas, Pimpinan J&T Express Sumenep Tak Becus Atasi Masalah Kurir

KOLASE, Ulasan pelanggan J&T Ekspres pada laman resmi Google Map yang berlokasi drop point J&T Express di Jalan DR. Cipto, No.99, Gudang, Kolor, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Sumber Foto: Google). 

Sumenep – Pelayanan kurir J&T Express yang beralamat di Jalan DR. Cipto No.99, Gudang, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali mendapat sorotan tajam dari pelanggan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh jurnalis Madurapers, beberapa konsumen melaporkan pengalaman buruk mereka terkait pelayanan yang dinilai tidak profesional dan tidak tanggap dalam menanggapi keluhan (tak becus,red.).

Sebagimana dikutip dari laman resmi Google Map yang berlokasi drop point J&T Express di Jalan DR. Cipto, seorang pelanggan dengan nama akun Pippo Aja menyampaikan kekecewaannya atas respon pihak ekspedisi tersebut.

“J&T express drop point di jalan DR Cipto Sumenep kurang profesional. Kita menyampaikan pengaduan soal kurir yang bermasalah tidak ditanggapi dengan baik. Malah diajak berdebat yang gak perlu. Minta solusi, malah membela diri,” ungkap Pippo dalam ulasannya yang diposting sebulan lalu, Kamis (08/08/2024).

Ia juga menambahkan bahwa koordinator kurir di lokasi tersebut justru menghindar ketika ada komplain dari pelanggan yang mengalami kekecewaan terhadap pelayanan yang diberikan.

“Koordinator kurirnya malah menghindar ketika ada komplain. Parah sekali,” tambahnya dengan nada kesal.

Kejadian serupa juga dialami oleh Yunia Karisma Bintari, yang memberikan ulasan tiga bulan lalu. Yunia mengeluhkan paketnya yang sudah berada di ekspedisi sejak tanggal 17 namun belum juga dikirimkan hingga kini.

“Barang sejak tanggal 17 sudah datang di ekspedisi sampai sekarang belum dikirim. Sudah 3 kali diambil di ekspedisi kembali tetapi paketnya tidak ditemukan,” tulis Yunia sebagaimana dilansir dari laman resmi Google Map yang berlokasi di drop point J&T Express Jalan DR. Cipto,

Ia menuding, adanya kemalasan di antara para kurir yang berimbas pada pelayanan yang buruk.

“Kurir malas jika tenaga kerja lebih sedikit, maka akan bertambah lebih banyak. Kalau sudah begini, siapa yang dirugikan? ya pelanggan,” lanjutnya.

Yunia juga menegaskan bahwa perusahaan akan merugi akibat pelayanan buruk ini, “Perusahaan juga rugi karena mendapat rating 1. ini ulah siapa? ya ulah para pekerjanya,” tegasnya.

Hingga berita ini tayang, pihak J&T Express belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan-keluhan tersebut. Keluhan ini menambah daftar panjang permasalahan pelayanan yang dihadapi oleh perusahaan di Kabupaten Sumenep.

Bahkan, ulasan di laman resmi Google Map tersebut tidak mendapatkan respon dari pihak drop point J&T Express Jalan DR. Cipto.