Kilas Balik Pilpres Pilihan Langsung oleh Rakyat

Ilustrasi kilas balik (flashback) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) di Indonesia, 2004-2019 (Dok. Madurapers, 2023).
Ilustrasi kilas balik (flashback) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) di Indonesia, 2004-2019 (Dok. Madurapers, 2023).

Bangkalan – Indonesia melaksanakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) langsung pertama kali tahun 2004. Sebelumnya presiden dan wakil presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), sesuai dengan Pasal 1 ayat (2) UUD 1945, Rabu (27/12/2023).

Dalam Pilpres 2004-2019 rakyat memilih langsung Calon Presiden-Wakil Presiden (Capres-Cawapres) sesuai dengan Pasal 1 ayat (2), Pasal 6A, dan 22E ayat (2) UUD 1945 Amandemen ke-3 dan ke-4. Ketentuan pelaksanaannya diatur dalam UU No. 23 Tahun 2003, UU No. 42 Tahun 2008, dan UU No. 7 Tahun 2017.

Pengusul Capres-Cawapres Pilpres adalah partai politik (partai) atau gabungan partai yang memperoleh minimal 5% suara atau 3% kursi DPR RI. Pemenang Pilpres adalah pasangan Capres-Cawapres yang mendapatkan suara 50% lebih dengan minimal 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di 50% lebih provinsi Indonesia.

Apabila perolehan suara Capres-Cawapres tidak ada yang mencapai persentase tersebut, maka dua pasangan Capres-Cawapres yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali dalam Pilpres Putaran ke-2.

Pelaksanaan Pilpres 2004 Putaran Pertama pada 5 Juli 2004 dan Putaran Kedua pada 20 September 2004. Pilpres 2004 ini memilih Capres-Cawapres Periode 2004-2009. Pelaksanaan Pilpres 2009 pada 8 Juli 2009 dalam satu putaran. Pilpres 2009 ini memilih Capres-Cawapres Periode 2009-2014.

Pelaksanaan Pilpres 2014 pada 9 Juli 2014 dalam satu putaran. Pilpres 2014 ini memilih Capres-Cawapres Periode 2014-2019. Pelaksanaan Pilpres 2019 pada 17 April 2019 dalam satu putaran. Pilpres 2019 ini memilih Capres-Cawapres Periode 2019-2024.

Pilpres 2004 diikuti 5 (lima) Pasangan Capres-Cawapres. Kelima Capres-Cawapres tersebut adalah: (1) Wiranto-Salahuddin Wahid, (2) Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, (3) Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, (4) Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, dan (5) Hamzah Haz-Agum Gumelar.

Wiranto-Salahuddin Wahid diusung oleh Golkar, PDK, Patriot, dan PPNU. Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi diusung PDI-P dan PDS. Amien Rais-Siswono Yudo Husodo diusung PAN, PKS, PBR, PNBK, PNIM, PPDI, Sarikat, dan Buruh. Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla diusung Demokrat, PBB, dan PKPI. Hamzah Haz-Agum Gumelar diusung oleh PPP.

Pilpres 2004 berlangsung dua putaran yang dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Perolehan suara Capres-Cawapres pada Putaran Pertama: (1) Wiranto-Salahuddin Wahid sebesar 22,15%, (2) Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi sebesar 26,61%, (3) Amien Rais-Siswono Yudo Husodo sebesar 14,66%, (4) Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla sebesar 33,57%, dan (5) Hamzah Haz-Agum Gumelar sebesar 3,01%. Perolehan suara pada Putaran Kedua: (1) Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi sebesar 39,38%, dan (2) Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla sebesar 60,62%.

Pilpres 2004 Calon/Putaran Wiranto-Salahuddin Megawati-Hasyim Amien-Siswono SBY-Kalla Hamzah-Gumelar
Putaran I 22,15% 26,61% 14,66% 33,57% 3,01%
Putaran II 39,38% 60,62%

Pilpres 2009 diikuti 3 (tiga) Pasangan Capres-Cawapres. Ketiga Capres-Cawapres tersebut adalah: (1) Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, (2) Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, dan (3) Jusuf Kalla-Wiranto. Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto diusung PDI-P dan Gerindra, Susilo Bambang Yudoyono-Boediono diusung Demokrat, PKB, PKS, dan PAN, dan Jusuf Kalla-Wiranto diusung Golkar dan Hanura.

Pilpres 2009 ini berlangsung hanya satu putaran yang dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Perolehan suaranya: (1) Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto sebesar 26,79%, (2) Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sebesar 60,80%, dan (3) Jusuf Kalla-Wiranto sebesar 12,41%.

Pilpres 2009 Calon/Putaran Megawati-Prabowo SBY-Boediono JK-Wiranto
Putaran I 26,79% 60,80% 12,41%

Pilpres 2014 diikuti 2 (dua) Pasangan Capres-Cawapres. Kedua Capres-Cawapres tersebut adalah: (1) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dan (2) Joko Widodo-Jusuf Kalla. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diusung dan didukung Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, PBB, dan Demokrat. Joko Widodo-Jusuf Kalla diusung dan didukung PDI-P, PKB, NasDem, Hanura, dan PKPI.

Pilpres 2014 ini berlangsung hanya satu putaran yang dimenangkan oleh Joko Widodo-Jusuf Kalla. Perolehan suaranya: (1) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebesar 46,85%, dan (2) Joko Widodo-Jusuf Kalla sebesar 53,15%.

Pilpres 2014 Calon/Putaran Prabowo-Hatta Jokowi-JK
Putaran I 46,85% 53,15%

Pilpres 2019 diikuti 2 (dua) Pasangan Capres-Cawapres. Kedua Capres-Cawapres tersebut adalah: (1) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dan (2) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Joko Widodo-Ma’ruf Amin diusung dan didukung PDI-P, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, PSI, dan PBB. Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diusung dan didukung Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, dan Berkarya.

Pilpres 2019 ini berlangsung hanya satu putaran yang dimenangkan oleh Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Perolehan suaranya: (1) Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebesar 55,50%, dan (2) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 44,50%.

Pilpres 2019 Calon/Putaran Jokowi-Ma’ruf Prabowo-Sandi
Putaran I 55,50% 44,50%