Sampang – Pelayanan publik di Desa Tolang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dikeluhkan warga setelah terjadinya pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa.
Warga menilai, sejak dijabat oleh Sudirman, pelayanan pemerintahan desa justru semakin memburuk
Sejumlah warga mengaku kesulitan mengurus administrasi karena Pj Kades Sudirman disebut-sebut tidak pernah ngantor. Warga bahkan harus menempuh perjalanan cukup jauh ke rumah pribadi Pj Kades yang berada di Desa Tlagah, hanya untuk mendapatkan tanda tangan.
Seorang warga berinisial A menceritakan pengalamannya saat hendak mengurus surat pengantar nikah. Ia mengaku terpaksa mendatangi rumah Pj Kades Sudirman untuk meminta tanda tangan.
“Sudah jauh-jauh ke rumahnya, ternyata cuma ditandatangani saja. Untuk cap stempel disuruh ke Pak Hoderi, katanya mentor Pj Kades. Terus disuruh lagi minta nomor registrasi ke orang berinisial AR, padahal dia bukan perangkat desa,” ujar A, Kamis (1/5/2025).
A menyayangkan sistem pelayanan yang semakin tidak terstruktur. “Aneh mas, pelayanan pemdes semakin bobrok,” keluhnya.
Kondisi tersebut juga menuai kritik dari kalangan pemuda setempat. Ya’sun Zaini, salah satu tokoh pemuda Desa Tolang, menyayangkan ketidakhadiran Pj Kades di kantor desa yang dinilainya menyebabkan mundurnya kualitas pelayanan pemerintahan.
“Seharusnya ada kemajuan setelah pergantian, tapi ini malah kemunduran,” ujar Ya’sun.
Ia mengungkapkan bahwa para pemuda Desa Tolang berencana melakukan audiensi ke Pemerintah Kecamatan Banyuates untuk menyampaikan keluhan terkait kinerja Pj Kades Sudirman.
“Pemuda Tolang akan melakukan audiensi ke kecamatan minggu ini, karena kami menilai Pj Kades tidak mampu membawa perubahan positif bagi desa,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pj Kades Sudirman belum merespon upaya konfirmasi awak media perihal keluhan warga tersebut.
