Pamekasan – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan menggelar aksi sosial dengan menyasar para tukang becak dan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Gadin, Pamekasan, Madura.
Aksi ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Intelijen Kejari Pamekasan, Ahmad Iriyanto Sudaryono, usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Dalam kegiatan tersebut, pihak kejaksaan membagikan kerupuk dan sejumlah uang tunai kepada masyarakat kecil sebagai bentuk kepedulian dan implementasi nilai-nilai Pancasila secara nyata di tengah kehidupan sosial.
“Selesai upacara barusan, kami dari Kejaksaan Negeri Pamekasan bersama Bapak Bupati ingin menunjukkan kepedulian kepada rakyat kecil. Tujuannya agar mereka juga bisa merasakan pemerataan pembangunan, khususnya di Kabupaten Pamekasan,” ujar Ahmad Iriyanto kepada wartawan, Minggu (1/6/2025).
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Sejumlah tukang becak dan PKL mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Ahmad Iriyanto menambahkan bahwa Kejari Pamekasan akan terus berkomitmen membangun kedekatan dengan masyarakat melalui program sosial dan kegiatan yang bersifat humanis.
“Kami ingin nilai-nilai Pancasila tidak hanya dijadikan slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Kehidupan
Kegiatan yang digelar Kejari Pamekasan ini sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila untuk meneguhkan Pancasila sebagai ideologi negara yang hidup dalam tindakan nyata.
Bukan hanya di tataran wacana, tetapi menyentuh aspek keseharian masyarakat, khususnya mereka yang berada di lapisan bawah.
Komitmen Penegak Hukum untuk Masyarakat
Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, melalui aksi ini, memperlihatkan wajah lain yang lebih humanis dan berpihak kepada masyarakat kecil.
Pendekatan ini juga menjadi bagian dari strategi soft approach dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
Dengan demikian, momentum Hari Lahir Pancasila 2025 di Pamekasan tidak hanya dirayakan secara seremonial, namun juga membawa dampak sosial yang nyata dan positif bagi masyarakat.
