Bangkalan – Serabi, jajanan atau panganan tradisional khas nusantara yang menggoda selera, telah dikenal sejak zaman Kerajaan Mataram dan tetap digemari hingga kini karena kelezatannya yang autentik.
Menurut pakar kuliner ternama, Bondan Winarno, jajanan serabi kemungkinan besar mendapatkan sentuhan budaya kuliner India dan Belanda, yang memperkaya cita rasanya.
Di Jawa Barat, serabi memiliki sebutan lain seperti surabi atau sorabi, dengan varian serabi Bandung dan serabi Solo yang paling terkenal di seluruh Indonesia.
Kelezatan jajanan serabi bukan hanya terletak pada rasa dan teksturnya yang lembut, tetapi juga karena kemudahan dalam proses pembuatannya, sehingga siapa pun dapat mencoba membuatnya di rumah.
Untuk membuat serabi, Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan seperti 200 gram tepung beras, 15 gram tepung kanji, 7 sendok makan gula pasir, 1 butir telur, 1 sendok teh ragi, 800 ml santan, garam secukupnya, dan topping cokelat sesuai selera.
Langkah pertama, campurkan semua bahan bersama sisa santan dan aduk hingga rata, lalu diamkan adonan selama satu jam agar ragi bekerja dengan baik dan menghasilkan tekstur yang empuk.
Selanjutnya, tuangkan setengah sendok sayur adonan ke dalam cetakan panas untuk membentuk tepian serabi, kemudian tambahkan satu sendok teh santan kental di atasnya dan biarkan hingga agak matang.
Setelah serabi setengah matang, taburkan topping cokelat secukupnya di atas permukaannya untuk memberikan sentuhan manis yang meleleh di mulut saat disantap.
Akhirnya, angkat serabi dari cetakan dan sajikan selagi hangat, sehingga kelembutan dan aroma santan yang khas dapat dinikmati secara maksimal.
