Perusahaan migas asal Malaysia, Petronas Carigali, kembali memicu kontroversi di perairan utara Madura setelah dinilai abai dalam menyelesaikan kerusakan rumpon milik nelayan. Alih-alih memberikan ganti rugi secara langsung, pihak perusahaan justru mengarahkan persoalan tersebut ke Pemerintah Kabupaten Sampang.
Sambut Hari Bumi, SKK Migas-Medco Energi Offshore Tanam 555 Pohon di Sumenep
Sumenep – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…
