UNIBA Madura Buka Peluang Magang Internasional

Civitas Akademika UNIBA Madura saat rapat persiapan program mahasiswa magang ke Thailand
Civitas Akademika UNIBA Madura saat rapat persiapan program mahasiswa magang ke Thailand (Sumber Foto: Istimewa, 2025).

Sumenep – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus memperluas jangkauan akademiknya ke tingkat internasional dengan membuka peluang bagi mahasiswanya untuk magang di luar negeri.

Melalui program International Internship 2025, kampus yang dikenal dengan sebutan Tera’ Tak Adhamar ini akan mengirim mahasiswa terpilih untuk menjalani pengalaman magang di Thailand.

Program ini akan berlangsung selama 60 hari, dimulai pada 20 Mei hingga 11 Juli 2025. Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan wawasan global serta pengalaman internasional bagi mahasiswa.

“International Internship 2025 merupakan langkah konkret dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa agar memiliki perspektif global serta pengalaman nyata di dunia kerja internasional,” ungkapnya, Selasa (11/03/2025).

Namun, tidak semua mahasiswa bisa mengikuti program prestisius ini. Lailiy menegaskan bahwa peserta harus melalui proses seleksi yang ketat dengan persyaratan akademik yang tinggi.

“Mahasiswa harus telah menyelesaikan minimal 90 SKS atau berada di semester lima, serta memiliki IPK minimal 3,75. Ini untuk memastikan bahwa peserta benar-benar siap dan layak mendapatkan kesempatan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNIBA Madura, Budyi Suswa, menambahkan bahwa kampus yang didirikan oleh Achsanul Qosasi ini memiliki visi untuk membangun jaringan akademik internasional, sesuatu yang tidak dimiliki oleh semua perguruan tinggi.

“Mahasiswa UNIBA Madura dibekali dengan wawasan global, pemahaman budaya lintas negara, serta keterampilan berinteraksi dengan masyarakat dunia. Ini akan membuka lebih banyak peluang bagi mereka di tingkat internasional,” jelasnya.

Tak hanya bagi mahasiswa, UNIBA Madura juga telah menyiapkan program pertukaran dosen dan budaya untuk memperkuat jejaring akademik global. Keberadaan Fakultas Bahasa Asing menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam mewujudkan visi ini.