Lewat Workshop, Pemkab Pamekasan Gandeng BPKP dan DJPb Perkuat Pengawasan Dana Desa

Wakil Bupati Pamekasan, Anggota DPR RI Dapil XI, Kepala BPKP Jawa Timur, serta Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggosukowati
Wakil Bupati Pamekasan, Anggota DPR RI Dapil XI, Kepala BPKP Jawa Timur, serta Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggosukowati. (Foto: Erni/Madurapers, 2025)

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 yang bertempat di Pendopo Ronggosukowati, Kamis (07/08/2025).

Kegiatan ini mengusung tema: “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Workshop tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Pamekasan, Anggota DPR RI Dapil XI, Kepala BPKP Jawa Timur, serta Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur. Turut hadir pula para camat dan seluruh kepala desa se-Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan, Syukriyanto menekankan pentingnya peran kepala desa dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa secara akuntabel.

“Kepada seluruh kepala desa, saya minta untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama agar pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari dana desa benar-benar sesuai dengan prioritas penggunaannya dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pamekasan sangat membutuhkan bimbingan dan pembinaan dari BPKP Jawa Timur dalam mengelola keuangan desa, baik yang bersumber dari dana desa maupun dana lainnya.

“Hal ini sangat penting agar pengelolaan keuangan desa tetap selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa, sekaligus memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Pamekasan.