Pekerja Prancis Mogok Besar-besaran Menolak Reformasi Pensiun

Pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi dengan bendera Serikat Buruh Prancis di Dijon
Pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi dengan bendera Serikat Buruh Prancis di Dijon [Arnaud Finistre / AFP] (Sumber: Al Jazeera, 2023).

Paris – Lebih dari 250 protes telah digelar di ibu kota Prancis Paris dan di seluruh negeri menentang reformasi pensiun Presiden Emmanuel Macron.

Protes ini, mengutip dari Al Jazeera, dilakukan oleh pemulung sampah, pekerja utilitas, supir kereta api, dan lainnya, yang mogok kerja menentang undang-undang yang diusulkan Presiden Macron.

Perkiraan sekitar 1,28 juta orang berdemonstrasi secara nasional, pada hari Selasa, menentang rencana Macron untuk mendorong kembali usia pensiun menjadi 64 tahun, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Protes terjadi beberapa minggu setelah sekitar 1,27 juta orang berpartisipasi selama putaran protes sebelumnya.

Kerumunan besar turun ke jalan di Paris, Marseille, Nice, dan kota-kota lain. Beberapa bentrokan kecil dengan polisi pecah di Nantes, Rennes dan Lyon.

Di ibu kota Prancis, para pekerja, keluarga, dan aktivis berkumpul dalam suasana gembira, meneriakkan slogan-slogan.

Meskipun pawai Paris sebagian besar berjalan damai, beberapa perkelahian secara sporadis pecah di sela-sela, dengan beberapa orang melemparkan proyektil ke arah polisi yang membalas dengan gas air mata.

Serikat pekerja mengancam akan membekukan ekonomi Prancis dengan mogok kerja di berbagai sektor, yang paling terlihat adalah pemogokan terbuka di otoritas kereta api nasional SNCF.

Beberapa serikat pekerja telah menyerukan pemogokan terbuka di sektor-sektor mulai dari kilang dan depot minyak hingga fasilitas listrik dan gas. “Pekerja di setiap sektor akan memutuskan secara lokal pada malam hari,” kata Martinez.

Menurut CGT, semua pengiriman minyak di negara itu dihentikan pada hari Selasa di tengah pemogokan di kilang TotalEnergies, kelompok Esso-ExxonMobil dan Petroineos.

Pengemudi truk secara sporadis memblokir jalan raya utama dan persimpangan jalan di dekat beberapa kota di wilayah Prancis.

Seperlima penerbangan dibatalkan di Bandara Charles de Gaulle Paris dan sekitar sepertiga penerbangan di Bandara Orly.

Kereta ke Jerman dan Spanyol diperkirakan akan berhenti, dan kereta ke dan dari Inggris dan Belgia akan dikurangi sepertiganya, menurut otoritas perkeretaapian SNCF.

Sebagian besar kereta berkecepatan tinggi dan kereta regional telah dibatalkan.

Transportasi umum dan layanan lainnya terganggu di sebagian besar kota di Prancis. Di Paris, Menara Eiffel ditutup, begitu pula Istana Versailles, di sebelah barat ibu kota.

Menurut Kementerian Pendidikan, sekitar sepertiga guru melakukan pemogokan secara nasional.

Reformasi akan menaikkan usia pensiun minimum dari 62 tahun menjadi 64 tahun dan membutuhkan 43 tahun kerja pada tahun 2030 untuk mendapatkan pensiun penuh, di antara langkah-langkah lainnya.

Pemerintah berargumen bahwa, sistem tersebut diperkirakan akan mengalami defisit dalam satu dekade karena populasi Prancis menua dan harapan hidup semakin panjang.

RUU (RUU Reformasi Pensiun, red.) tersebut sedang diperdebatkan di Senat negara Prancis dalam minggu ini.