Budaya  

Tradisi Orang China Merayakan Imlek

Simbol-simbol perayaan Tahun Baru Imlek
Simbol-simbol perayaan Tahun Baru Imlek di China (Sumber: Newportccc).

Bangkalan – Hari libur tradisional adalah bagian terpenting dari budaya orang China (Tionghoa). Tahun Baru Imlek adalah Hari Raya terpenting bagi Tionghoa. Bahkan, hari raya ini dirayakan orang China di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, Senin (23/1/2023).

Melansir dari Newportccc, Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpanjang dan terpenting dalam kalender orang-orang China. Asal-usul tahun baru ini sudah ada berabad-abad di China.

Tahun baru ini menjadi penting di bagi orang-orang China karena beberapa mitos dan tradisi. Orang China menganggap Tahun Baru Imlek sebagai hari libur besar.

Tradisi orang-orang China sebelum hari perayaan Imlek adalah belanja untuk hadiah, dekorasi, bahan, makanan, dan pakaian. Selain itu, mereka juga akan membersihkan rumah secara menyeluruh. Tujuannya menyapu segala nasib buruk dan membuka jalan keberuntungan yang akan datang.

Jendela dan pintu rumah akan dihiasi dengan potongan kertas berwarna merah dan bait dengan tema populer seperti “keberuntungan” atau “kebahagiaan”, “kekayaan”, dan “umur panjang”.

Pada malam Tahun Baru Imlek, mereka makan malam atau pesta bersama keluarga. Makanannya seperti babi, bebek, ayam, dan makanan manis. Pesta keluarga ini akan mengakhiri dengan membakar petasan.

Keesokan paginya, anak-anak akan menyapa orang tua mereka dengan mengucapkan, “Selamat Tahun Baru yang Sehat dan Bahagia!” Lalu anak-anak itu menerima hadiah uang dalam amplop kertas merah.

Tradisi Tahun Baru Imlek menurut orang Tionghoa untuk mendamaikan, melupakan semua dendam dan dengan tulus berharap kedamaian dan kebahagiaan untuk semua orang.